Mekkah dan Madinah adalah kota haram yang memiliki keistimewaannya masing-masing. Akan tetapi bukan berarti kondisi saat berada disana aman dari kejahatan. Tetapi bagi sahabat yang hendak beribadah ke Tanah Suci tidak perlu khawatir dengan masalah tersebut. Agar sahabat dapat beribadah dengan aman dan nyaman.
TIPS SELAMA DI TANAH SUCI – Tidak perlu membawa banyak barang bawaan. Cukup tas kecil yang bisa dimasukkan sandal, kartu pengenal dan nomor kontak yang dapat dihubungi. Dan jangan lupa untuk membawa kartu bus dan nomor hotel sebagai petunjuk arah pulang.
Berhati-hatilah terhadap modus pengemis. Keberadaan pengemis di sekitar Masjidil Haram dan Masjid Nabawi menandakan kepura-puraan adanya mereka. Agar mereka bisa melakukan pencurian saat para jamaah lengah. Biasanya mereka bertutup muka dengan berhijab hitam. Sehingga kita tidak akan mengetahui apakah mereka benar-benar pengemis atau bukan. Untuk itu disarankan agar menyimpan dompet rapat-rapat atau bisa menggunakan kaos yang ada resletingnya.
-Kenali petugas haji atau muthawif kita dan pos-pos di sekitar Masjidil Haram bila sobat kebingungan untuk mencari arah tertentu. Bila perlu catat nomer telfon ketua regu, ketua rombongan, dan ketua kloter. Pastikan juga petugas tersebut menggunakan atribut lengkap dan memiliki identitas yang jelas.
tour leader
Apabila sobat kehilangan barang di sekitar Masjidil Haram, sebaiknya melaporkan kepada petugas. Bila barang itu ditemukan oleh petugas kebersihan dan keamanan Saudi, maka akan ada lokasi pengambilan barang.
-Tidak disarankan memungut atau mengambil barang berharga milik orang lain. Dan bila menemukan barang yang tercecer di sekitar Masjidil Haram, maka sebaiknya sobat melaporkan kepada petugas Saudi agar bisa diamankan.
-Sebagai informasi, jika penggunaan ponsel di sekitar Masjidil Haram tidak dilarang. Yang tidak diperkenankan adalah handycam dan kamera berukuran besar. Meski begitu, jamaah tidak diperkenankan terlalu banyak melakukan selfie di dekat area thawaf.